Erik Eka Putra Blog » Football

Archive for the ‘Football’ Category

>Madrid Kehilangan ‘Fans Nomor 1′

Friday, October 23rd, 2009

>


Felix Perez Alvarez (realmadrid.com)

Madrid – Akhir pekan ini Real Madrid akan turun ke lapangan dengan mengenakan ban lengan hitam. Simbol berduka cita itu dimunculkan karena mereka baru saja kehilangan fansnya yang paling setia dan tua.

Pada hari Kamis (22/10/2009) pagi waktu setempat, seorang laki-laki bernama Felix Perez Alvarez meninggal dunia dalam usia 99 tahun. Yang membuat dia sangat istimewa adalah dia merupakan suporter resmi Los Blancos yang paling lama.

Alvarez mulai tercatat sebagai fans Madrid pada 1 April 1923, dan ia bertahan sampai 86 tahun kemudian, sampai menghembuskan nafas terakhirnya kemarin.

Sepanjang kesetiaannya pada Madrid, Alvarez telah menyaksikan tim kesayangannya memenangi 31 titel La Liga dan sembilan gelar Eropa. Dikutip situs resmi klub, ia pernah mengatakan bahwa “momen terbaik dalam sejarah Real Madrid adalah saat memenangi Piala Eropa lima kali berturut-turut”.

Sebagai apresiasi atas kesetiaannya, Real Madrid memberinya status “fans nomor 1″ dan mempersembahkan sebuah lencana emas di tahun 1992. Oleh sesama Madridista sosok Alvarez juga sudah sangat dikenal.

Almarhum akan dimakamkan pada Jumat siang ini waktu setempat. Dan keesokan harinya semua pemain El Merengues akan mengenakan ban warna hitam di lengan saat bertanding melawan Sporting Gijon, sebagai penghormatan terakhir buat fans nomor satunya itu.
( a2s / arp )

http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/10/23/081522/1226886/75/madrid-kehilangan-fans-nomor-1

  • Share/Bookmark

>Barca Akhirnya Kalah Juga

Wednesday, October 21st, 2009

>


Reuters

Barcelona – Barcelona baru saja ditekuk Rubin Kazan. Menyakitkan, karena kekalahan itu adalah yang kali pertama musim ini, terjadi di kandang sendiri dan juga diderita dari lawan yang di atas kertas seharusnya dapat diatasi si juara Eropa.

Setelah mengawali musim dengan gemilang, akhir pekan lalu Barca tersendat di La Liga Primera kala diimbangi Valencia tanpa gol. Nasib lebih buruk dipetik pertengahan ini, Rabu (21/10/2009).

Menjamu Rubin Kazan yang tim debutan Liga Champions, Barca harus mengakui keunggulan tim tamu dan kalah dengan skor 1-2. Padahal Soccernet mencatat ‘Los Cules’ membombardir gawang Rubin dengan 24 tembakan (10 di antaranya mengarah gawang), sementara Rubin sendiri cuma bikin total tiga tembakan.

Di depan pendukungnya, Barca juga mendominasi penguasaan bola dengan 75 persen, menyisakan hanya 25 persen untuk Rubin si “anak bawang”. Namun, pada akhirnya tuan rumahlah yang tertunduk lesu, dengan latar belakang tim tamu yang bergembira ria.

“Di pertandingan seperti ini Anda bisa menang sembilan dari sepuluh kali, tapi hari ini kamilah yang harus kalah,” sesal gelandang Barca Xavi kepada AS.

Entrenador Barca Josep “Pep” Guardiola bisa dipastikan juga tak kalah kecewa dari pemainnya karena tak bisa menghindarkan kekalahan hanya beberapa hari setelah ditahan tim lawan di kompetisi lokal. Tapi dia berusaha memaklumi bahwa kekalahan pun merupakan bagian dari permainan.

“Hal-hal seperti ini biasa terjadi. Ini bukan yang kali pertama dan aku ragu akan jadi yang terakhir. Aku sendiri merasa kami tak main buruk,” ucap dia mencoba berlapang dada menuntaskan laga dengan hampa angka, seperti dikutip NY Times.

Presiden Barca Joan Laporta ikut berusaha tetap optimistis menilai kekalahan tersebut. Menilai bahwa Barca hanya terpeleset saat melawan Rubin, Laportan pun memberikan suntikan semangat kepada para pemainnya.

“Kami kan tak bisa terus-terusan menang, tapi saya tetap harus memberi selamat kepada para pemain atas usaha keras mereka,” tukas Laporta di Sport.

Sebelum bersua Rubin, Barca tak terkalahkan di sembilan laga Liga Spanyol dan Liga Champions. Dari ke-9 laga itu, hanya dua kali Lionel Messi cs tak dapat poin penuh yakni saat ditahan Inter Milan 0-0 di Liga Champions dan 0-0 lawan Valencia di kompetisi lokal.

Rubin adalah tim pertama yang bisa menjungkalkan Barca musim ini, bahkan selama beberapa bulan belakangan di Liga Champions, dalam sebuah duel yang bak terjadi antara David versus raksasa Goliath, yang bahkan dihelat di rumah sang raksasa pula.

http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/10/21/105646/1225541/73/barca-akhirnya-kalah-juga

  • Share/Bookmark

>Madrid vs Milan, Milan Ganti Sponsor Sementara

Wednesday, October 21st, 2009

>

Jakarta – FIFA melarang dua tim yang bertanding di Liga Champions memakai sponsor yang sama di jersey-nya. Karena alasan itulah AC Milan terpaksa menggunakan seragam dengan sponsor baru.

Diberitakan Marca, berdasarkan regulasi FIFA yang termuat dalam Artikel 19.10, disebutkan kalau dua tim yang bertanding di Liga Champions tidak diperkenankan menggunakan seragam dengan sponsor utama yang sama.

Atas dasar aturan itulah salah satu dari Madrid atau Milan harus menutupi atau mengganti sponsor jersey saat keduanya saling berhadapan di matchday III Liga Champions malam nanti. Seperti diketahui, kedua klub tersukses di Eropa itu sama-sama disponsori oleh rumah taruhan Bwin.

Untuk laga di Santiago Bernabeu malam nanti, Milan dipastikan jadi klub yang “mengalah” karena harus rela tampil tanpa logo Bwin di bagian depan jersey-nya. Sebagai ganti, Rossoneri akan memakai seragam merah-hitam yang terpampang logo Win.com.

Win.com bukan sponsor baru klub buat arahan Leonardo tersebut. Itu merupakan salah satu bagian usaha Bwin yang mengkhususkan diri pelayanan terhadap pelanggan Bwin yang ingin mengetahui informasi atau beragam produk milik perusahaan asal Austria itu.

( din / key )

http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/10/21/154524/1225795/73/milan-ganti-sponsor-sementara

  • Share/Bookmark

>Jelang Madrid vs AC Milan, Raul Pimpin Prosesi Napak Tilas Los Galacticos

Monday, October 19th, 2009

>


(Reuters)

Madrid – Enam tahun silam, Real Madrid yang ketika itu dijuluki Los Galacticos sukses mengatasi AC Milan. Ketika itu Raul Goznalez jadi pahlawan. Tengah pekan nanti, Raul diharap bisa kembali memimpin Neo Galacticos melakoni napak tilas tersebut.

Stadion Santiago Bernabeu, 12 Maret 2003, Madrid menjamu Milan dalam pertandingan kelima babak grup fase kedua Liga Champions 2002/03.

Ketika itu Milan sungguh perkasa karena belum terkalahkan dalam empat pertandingan sebelumnya. Sementara Madrid sekali menang, sekali kalah,dan dua kali seri. Kekalahan diderita ketika melawat ke markas Rossoneri.

Tuan rumah ketika itu diperkuat oleh duo pemain bintang yang membuka periode awal Los Galacticos: Luis Figo dan Zinedine Zidane. Namun yang menjadi motor permainan Madrid adalah Raul Gonzalez. Lewat dua gol yang diborong Raul plus satu yang dilesakkan Guti membawa El Real menang 3-1.

Enam tahun setelah kemenangan itu, Madrid kembali akan bertemu Milan. Tengah pekan nanti, ‘Si Putih’ akan menjamu tim ‘Merah Hitam’ di Stadion Santiago Bernabeu di babak grup Liga Champions.

Kondisi Madrid kurang lebih sama dengan tahun 2003. Bila saat itu ada Zidane dan Figo, maka saat ini Madrid sedang meretas jalan menuju Los Galacticos jilid kedua dengan bermaterikan Xabi Alonso, Karim Benzema, Kaka, serta Cristiano Ronaldo. Untuk Ronaldo, ia akan absen dalam laga melawan Il Diavolo Rosso karena cedera.

Tentu saja Madrid dengan Neo Galacticos-nya ingin melakukan napak tilas atas kemenangan Los Galacticos jilid I enam tahun yang lalu. Dan Raul bisa menjadi pemimpin yang tepat dalam perjalanan napak tilas itu.

“Saya sudah memikirkan laga yang akan kami lakoni hari Rabu nanti. Kami harus melakukan persiapan sebaik-baiknya untuk laga penting tersebut,” ujar Raul seperti dilansir dari situs resmi Madrid.

Kapten Madrid itu tengah berada di momentum yang tepat. Akhir pekan lalu, ia sukses mencatatkan penampilannya ke 711 bersama Los Blancos di seluruh kompetisi dan menjadi penampil terbanyak bagi Madrid. Ia menggusur rekor lama yang sebelumnya digenggam Manuel Sanchis, mantan kapten tim sekaligus bek yang pensiun tahun 2001.

Raul mengatakan kesiapannya memimpin Neo Galacticos. “Rencana baru untuk tim ini tengah berproses. Rencana itu mencakup pemain-pemain baru, ide-ide, serta konsep baru. Kami bekerja keras dan menurut saya kami semakin mendekati apa yang kami inginkan.”

“Kami baru kalah sekali. Masih panjang jalan yang harus kami lalui. Kesabaran diperlukan untuk itu,” tuntasnya.

Laga Madrid vs AC Milan, Liga Champions 12 Maret 2003

Susunan Pemain

Real Madrid: Casillas ,Salgado ,Roberto Carlos ,Pavon ,Helguera ,Makelele ,Figo
,Flavio Conceicao ,Zidane (Solari 87′ ) ,Raul (Portillo 88′ ) ,Ronaldo (Guti
66′)

Milan: Abbiati ,Maldini ,Dario Simic (Nesta 62′ ) ,Costacurta ,Laursen ,Redondo
(Pirlo 78′ ) ,Dalla Bona (Rui Costa 46′ ) ,Brocchi ,Seedorf ,Rivaldo ,Shevchenko

Pencetak Gol: Raul 12, 57, Guti 86/ Rivaldo 81

http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/10/19/033717/1223841/73/raul-pimpin-prosesi-napak-tilas-los-galacticos

  • Share/Bookmark

>Raul, Raja di Bernabeu

Sunday, October 18th, 2009

>


AFP

Madrid – Jika selama ini Raul Gonzalez identik dengan sebutan Pangeran Bernabeu. Kini Raul pun selayaknya mendapat gelar Raja Bernabeu berkat rekor yang baru saja ia capai. Apa itu?

Selain dua gol yang disumbangkan Raul saat Real Madrid membungkam Real Valladolid 4-2, Minggu(18/10/2009) dinihari WIB, ia pun sukses mencatatkan penampilannya ke 711 bersama Los Blancos di seluruh kompetisi dan berhak menempati tempat teratas yang sebelumnya digenggam Manuel Sanchis, mantan kapten tim sekaligus bek yang pensiun tahun 2001.

Sejak memainkan debutnya bersama Madrid di musim 1994/1995, Raul memang dikenal sebagai manusia rekor di klub raksasa Spanyol itu. Sebelum rekor penampilan terbanyak ini direbutnya, Raul pun sudah punya rekor pencetak gol terbanyak di Madrid dengan 319 gol di seluruh kompetisi dan ia pun masih memegang rekor pemain yang masih aktif di La Liga dengan gol terbanyak yaitu 228 gol.

Selain rekor di tanah Spanyol, Raul pun masih memegang rekor lain di Eropa yaitu memimpin daftar top skorer kejuaraan antarklub di benua itu dengan 66 gol. Catatan hebat bapak empat anak ini yang lain adalah top skorer timnas Spanyol dengan 44 gol dari 102 caps, tak pernah mendapat kartu merah dan hanya 22 kali diganjar kartu kuning.

Namun, menyoal penampilan di La Liga, di mana Raul memegang rekor pemain Madrid dengan penampilan tebanyak yakni 529 caps, si pemain 32 tahun itu masih kalah dari mantan kiper timnas Spanyol, Andoni Zubizarreta dengan 622 caps.

Meski begitu, dengan status kapten serta ‘pemain yang tak tersentuh’ di Los Merengues, Raul pun tampaknya segera akan memecahkan rekor itu dalam beberapa tahun ke depan.

“Aku senang, tapi terpenting aku sangat bangga kami meraih tiga poin penting. Aku tidak mengira akan mendapatkannya. Ini sudah 15 tahun berlalu sejak debutku dan sangat sulit untuk menjadi figur seperti ini,” ujar Raul kepada Marca terkait rekor yang baru saja dicapainya itu.

Sebelum pertandingan pun, Raul melakukan seremoni penyerahan trofi langsung oleh presiden Florentino Perez yang didampingi oleh Direktur Olahraga Jorge Valdano.

Well, dengan rekor-rekor tersebut sudah sepantasnya Raul dibilang Rajanya Bernabeu bukan?
( mrp / din )

http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/10/18/113304/1223569/75/raul-raja-di-bernabeu

  • Share/Bookmark

>Madrid Tekuk Valladolid 4-2

Sunday, October 18th, 2009

>


Daylife

>Piala Dunia U-20, Ghana Juara lewat Adu Penalti

Friday, October 16th, 2009

>


AFP/Khaled Desouki

Kairo – Bermain dengan 10 orang sejak menit 37, Ghana tetap tak terhentikan di Piala Dunia U-20. Ghana akhirnya keluar sebagai juara setelah menang atas Brasil melalui adu penalti.

Laga kedua tim di Cairo International Stadium, Mesir, Sabtu (17/10/2009) dinihari WIB, berkesudahan 0-0 setelah 90 menit ditambah 30 menit perpanjangan waktu terlewati. Adu penalti pun tak terhindarkan.

Saat babak tos-tosan, tiga dari enam penendang Brasil gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Sedangkan di kubu Ghana, mereka yang gagal hanyalah dua pemain. Ghana pun menang 4-3.

Keberhasilan di Piala Dunia U-20 ini adalah yang pertama bagi Ghana. Sebelumnya, The Black Stars pernah dua kali menjadi finalis yaitu tahun 1993 dan 2001, tapi mereka digagalkan Brasil dan Argentina.

Jalannya pertandingan
Brasil yang lebih diunggulkan mendapat peluang pertamanya di menit 35. Douglas Perreira dos Santos melepaskan tembakan ke arah gawang Ghana, tapi kiper Daniel Agyei sigap mengusirnya.

Dua menit berselang, Ghana harus bermain dengan 10 orang saat Daniel Addo diusir wasit Franck de Bleeckere akibat melakukan pelanggaran terhadap gelandang Brasil, Alex Teixeira.

Empat menit babak kedua berlangsung, giliran Ghana yang mencoba membongkar pertahanan Brasil. Gol gagal tercipta karena tendangan Abeiku Quansah ditepis Rafael yang mengiperi Brasil.

Alen Kardec sempat mengancam lagi gawang Ghana di menit 57. Tapi tendangan penyerang Brasil itu berhasil diselamatkan Agyei yang tampil gemilang.

Saat pertandingan memasuki menit 75, giliran Rafael yang beraksi menyelamatkan gawang Brasil. Kiper asal klub Cruzeiro itu dengan tenang menjinakkan tembakan Mohammed Rabiu.

Marka 90 menit terlewati, tetap tak ada gol tercipta dari kedua kubu. Alhasil, pertandingan pun dibawa ke perpanjangan waktu.

Brasil memetik dua peluang di extra time, yakni melalui sepakan Maicon di menit 96 dan tendangan Douglas Costa di menit 116, tapi dua kans itu digagalkan Agyei yang tampil cemerlang.

Di babak adu penalti, hanya Alan Kardec, Giuliano, dan Douglas Costa berhasil mencetak gol bagi Brasil. Sementara di kubu Ghana, Andre Ayew, Samuel Inkoom, Dominic Adiyiah dan Emmanuel Agyemang-Badu sukses mengeksekusi tendangan 12 pas itu.

Susunan pemain
Ghana: Agyei; D. Addo, Addy, Inkoom, Mensah; Ayew, Agyemang-Badu, Rabiu (Addai 101); Osei (Kassenu 64), Quansah (Opoku 107), Adiyiah

Brasil: Rafael; Renan (Maicon 77), Toloi, Bittencourt, Dalton, Douglas (Wellington 41); Henrique (Douglas Costa 63), Teixeira, Souza, Giuliano; Kardec

http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/10/17/035316/1223118/73/ghana-juara-lewat-adu-penalti

  • Share/Bookmark

>Piala Dunia 2010, 23 Tim Kontestan Piala Dunia

Thursday, October 15th, 2009

>Usai matchday terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2010 yang dilangsungkan serentak pada Kamis (15/09/2009) dinihari WIB, sebanyak sudah 23 memastikan dapat tiket ke Afrika Selatan 2010.

Dari Zona Eropa, Swiss dan Slovakia menjadi dua negara terakhir yang memastikan didapatnya tiket ke putaran final Piala Dunia 2010.

Pada laga terakhirnya di Grup 2, Swiss menahan imbang Israel 0-0 yang memastikan didapatnya posisi puncak klasemen dengan nilai 21. Sedangkan Slovakia memastikan keikutsertaannya untuk kali pertama di Piala Dunia setelah membawa pulang kemenangan 1-0 dalam lawatan ke Polandia, dengan total poin 22 pasukan VladimĂ­r Weiss berdiri kokoh di puncak klasemen.

Swiss dan Slovakia menyusul tujuh negara Eropa lainnya yang sudah lebih dulu memastikan lolos. Wakil lain dari Benua Biru tersebut adalah Belanda (Grup 9), Inggris (Grup 6), Spanyol (Grup 5), Jerman (Grup 4), Denmark (Grup 1) , Serbia (Grup 7) dan Italia (Grup 8).

Juga baru memastikan kelolosannya di detik-detik terakhir adalah tim kuat Argentina. Berlaga menghadapi 10 orang pemain Uruguay, Albiceleste memastikan didapatnya posisi empat klasemen Zona CONMEBOL usai menang 1-0.

Dengan total poin didapat berjumlah 28, ‘Tango’ menjadi tim terakhir dari Amerika Utara yang mendapat tiket ke Afrika Selatan. Dari zona ini Brasil jadi tim yang pertama lolos, menyusul kemudian adalah Paraguay dan kemudian Chile.

Sementara itu dari Benua Hitam, juara Piala Afrika empat kali, Ghana, menjadi tim yang pertama memastikan berpartisipasi di Piala Dunia 2010. Menyusul langkah mereka kemudian adalah Pantai Gading.

Berbeda dengan zona-zona lainnya yang sudah menjalani matchday terakhir pada dinihari tadi, Zona CAF baru akan rampung pada 14 November mendatang. Benua Afrika total akan mengirim lima wakilnya ke Piala Dunia yang berarti masih ada tiga negara lain yang bakal menyusul Ghana dan Pantai Gading lolos langsung.

Kejutan besar terjadi di Zona Asia menyusul keberhasilan Korea Utara melangkah ke putaran final. Meski ini menjadi kali kedua mereka lolos, sukses mendobrak dominasi negara-negar timur tengah jadi sebuah capian luar biasa buat negara komunis tersebut.

Tiga negara lain yang jadi wakil Asia di Afrika 2010 nanti adalah Korea Selatan, Australia dan Jepang.

Kekuatan lama Zona CONCACAF masih melanjutkan dominasinya di Kualifikasi Piala Dunia 2010 ini menyusul keberhasilan Amerika Serikat dan Meksiko duduk di posisi satu dan dua. Sedang satu tiket lainnya didapat Honduras, yang baru pertama lolos setelah yang pertama di tahun 1982 silam

Berikut tim yang sudah memastikan lolos ke Piala Dunia 2010

UEFA: Denmark, Jerman, Spanyol, Inggris, Serbia, Italia , Belanda, Swiss, Slovakia
AFC: Korea Utara, Korea Selatan, Jepang, Australia
CONMEBOL: Brasil, Paraguay, Chile, Argentina
CAF: Pantai Gading, Ghana, Afrika Selatan (tuan rumah)
CONCACAF: Amerika Serikat, Meksiko, Honduras.

http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/10/15/103542/1221871/73/23-tim-kontestan-piala-dunia

  • Share/Bookmark

>Pesta Gol, Spanyol Sempurna, Pesta Gol, Spanyol Sempurna

Thursday, October 15th, 2009

>


Reuters

Zenica – Spanyol melanjutkan catatan raihan poin sempurna sampai berakhirnya kualifikasi Piala Dunia. Bertandang ke Bosnia-Herzegovina, ‘Matador’ mengamuk dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 5-2 itu.

Kedua tim dalam laga tersebut memang sudah tidak menargetkan apa-apa lagi, terkait dengan peringkat di klasemen. Spanyol sebelumnya telah memastikan tiket otomatis ke Afrika selatan sedangkan Bosnia juga telah berhak melangkah ke babak playoff.

Hasil ini memperkokoh posisi Spanyol di puncak Grup 5 dengan mendulang 30 angka dari 10 laga yang telah mereka lakoni. Sedangkan Bosnia tetap berada di posisi dua dengan 19 poin.

Dalam pertandingan di Stadion Bilino Polje, Zenica, Kamis (15/10/09) dinihari WIB tersebut, lima gol yang Spanyol dilesakkan oleh Gerrard Pique, David Silva, Juan Mata dan Alvaro Negredo sebanyak dua kali. Sedangkan sepasang gol Bosnia dihasilkan Edin Dzeko dan Zvejdan Misimovic.

Pada partai itu, Spanyol yang kehilangan Fernando Torres akibat cedera menerapkan formasi 4-5-1. Negredo diplot sebagai penyerang tunggal dengan ditopang tiga gelandang serang, Albert Riera, Andres Iniesta dan David Silva.

Strategi tersebut rupanya berjalan dengan cukup baik. Spanyol mampu dengan leluasa menguasai lini tengah.

Tim tamu membuka keunggulan di menit 13 lewat tandukan Pique. Memanfaatkan umpan bola mati dari Xabi Alonso, bek Barcelona ini memenangi duel udara untuk menyundul bola yang mengarah ke sudut kanan gawang tuan rumah.

Belum juga dapat menghela nafas, Bosnia kembali kebobolan satu menit kemudian. Memanfaatkan umpan Iniesta dari sisi kiri, Silva melepaskan tendangan rendah yang mengarah yang gagal dijangkau Nemanja Supic. Hasil ini bertahan sampai turun minum.

Gebrakan Spanyol belum juga berhenti di babak kedua. Tim tamu berhasil menambah angka setelah Negredo melepaskan tendangan jarak dekat dengan kaki kirinya yang bersarang di pojok kanan gawang.

Aksi Negredo berlanjut lima menit kemudian. Memanfaatkan umpan Riera, penyerang Sevilla ini berhasil mengubahnya menjadi gol melalui sontekan kaki kanannya.

Mata melengkapi pesta Spanyol melalui golnya di menit 89. Berdiri di samping kiri gawang, gelandang Valencia ini melepaskan tendangan kaki kanan yang diarahkan ke tiang jauh yang bersarang mulus.

Satu menit kemudian Bosnia berhasil membuat dua gol cepat untuk memperkecil ketertinggalan. Dzeko menaklukkan Iker Casillas lewat sentuhan kaki kanannya disusul sentuhan Zvejdan Misimovic ditempat yang kurang lebih sama.

10 Pemain Turki Bekuk Armenia

Sementara itu di pertandingan lainnya Turki yang bermain dengan 10 pemain berhasil menekuk Armenia 2-0. Dalam pertandingan yang diwarnai dengan dikeluarkannya Ceyhun Gulselam itu, dua gol yang tercipta dilesakkan oleh Halil Altintop dan Servet Cavin.

http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/10/15/031108/1221660/73/pesta-gol-spanyol-sempurna

  • Share/Bookmark

>Kualifikasi Piala Dunia, Hasil Pertandingan di Zona Eropa

Sunday, October 11th, 2009

>


AFP

Jakarta – Satu putaran kualifikasi Piala Dunia 2010 sudah tuntas dihelat lagi. Dari laga-laga tersebut, sejumlah tim Eropa seperti Italia baru memastikan lolos sementara lainnya menjaga kans, dengan Portugal sebagai contohnya.

Dari Grup 1 zona Eropa, Denmark akhirnya memastikan lolos ke Afrika Selatan berbekal kemenangan 1-0 atas Swedia, Minggu (11/10/2009) dinihari WIB. Tambahan tiga angka bikin ‘Dinamit’ mengoleksi 21 poin untuk lolos dengan satu laga tersisa lawan Hongaria.

Masih di grup yang sama, Portugal menjaga asa meraih tiket playoff setelah menggebuk Hongaria 3-0 di Dr. Magalhaes Pessoa. Cristiano Ronaldo cs kini punya poin 16 dan belum aman karena ada Swedia menguntit dengan angka 15.

Di Grup 2, Swiss kian mendekat ke Afrika Selatan setelah menang besar 3-0 dalam kunjungannya ke Luksemburg. Hasil itu bikin Swiss dalam posisi terdepan di grup ini dengan angka 20, diikuti Yunani yang punya poin 17 usai menang 5-2 dari Latvia.

Juga belum ada yang lolos dari Grup 3 menyusul kekalahan 0-2 Slovakia atas Slovenia. Slovakia, meski kalah, masih ada di peringkat pertama dengan 19 poin diikuti Slovenia yang punya 17 angka. Republik Ceko menguntit di tempat tiga dengan angka 15 usai menang 2-0 atas Polandia.

Beranjak ke Grup 4, Jerman akhirnya memastikan satu tiket otomatis ke Afrika Selatan usai menggebuk Rusia 1-0 di Luzhniki Stadium. Rusia sendiri walau kalah tetap berpeluang hadir di Piala Dunia karena telah memastikan tiket playoff.

Kesempurnaan Spanyol di Grup 5 masih langgeng usai menang 2-1 dalam laga tandang ke markas Armenia. ‘Matador’ dipastikan lolos dengan ditemani Bosnia Herzegovina sebagai peraih tiket playoff setelah menang 2-0 atas Estonia. Peluang Turki untuk mengejar sudah pupus usai ditekuk Belgia 2-0.

Masih soal kesempurnaan, Inggris di Grup 6 tak bisa melakukan apa yang dibuat Spanyol. ‘Tiga Singa’ kalah untuk kali pertama di fase kualifikasi usai ditekuk Ukraina 0-1. Inggris, yang sudah memastikan lolos, memberikan nafas untuk Ukraina yang kini akan bersaing ketat dengan Kroasia untuk meraih tiket playoff.

Di Grup 7 Prancis berpesta gol 5-0 atas Kepulauan Faroe. Namun, kemenangan itu hanya diganjar tiket playoff karena tiket otomatis sudah digondol Serbia yang turut menang besar dengan skor sama atas Romania.

Italia memastikan jadi jagoan Grup 8 setelah menuntaskan laga dramatis kontra Irlandia yang berakhir imbang 2-2. Berkat hasil itu, kedua tim bergandengan tangan lolos dari grup ini, dengan Italia jadi juara grup sedangkan Irlandia mendapat tiket playoff.

Hasil Pertandingan:
Denmark 1 – 0 Swedia
Portugal 3 – 0 Hongaria
Luksemburg 0 – 3 Swiss
Yunani 5 – 2 Latvia
Israel 3 – 1 Moldova
Republik Ceko 2 – 0 Polandia
Slovakia 0 – 2 Slovenia
Finlandia 2 – 1 Wales
Rusia 0 – 1 Jerman
Liechtenstein 0 – 2 Azerbaijan
Armenia 1 – 2 Spanyol
Estonia 0 – 2 Bosnia-Herzegovina
Belgia 2 – 0 Turki
Belarusia 4 – 0 Kazakhstan
Ukraina 1 – 0 Inggris
Austria 2 – 1 Lithuania
Serbia 5 – 0 Rumania
Prancis 5 – 0 Kepulauan Faroe
Siprus 4 – 1 Bulgaria
Montenegro 2 – 1 Georgia
Irlandia 2 – 2 Italia

http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/10/11/083544/1219282/73/hasil-pertandingan-di-zona-eropa

  • Share/Bookmark